Sebagai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang rajin membaca, saya sudah mengamini bahwa sekecil apapun usaha sebaiknya ada pencatatan keuangan. Hal itu diperlukan supaya pelaku usaha tahu perkembangan usaha kita – apakah bertumbuh atau justru sedang merugi.
Nah, pada kesempatan ini saya mau menceritakan sebuah aplikasi yang sangat membantu saya untuk melakukan pencatatan keuangan, yaitu Aplikasir.
Menemukan “Permata Tersembunyi” di Play Store
Aplikasir mungkin belum terlalu populer seperti aplikasi POS lain yang sangat rajin beriklan di sosial media. Bahkan di Quora saja tidak banyak atau bahkan tidak ada yang merekomendasikan aplikasi ini. Saya sendiri sudah lupa bisa tahu Aplikasir dari mana, tapi kalau diingat-ingat sepertinya dapat dari hasil searching di Play Store.
Mengapa Saya Menganggap Aplikasir Paling Nyaman?
Menurut saya, ini adalah aplikasi POS paling nyaman yang pernah saya pakai. Fitur yang disediakan oleh Aplikasir tergolong sangat lengkap untuk skala UMKM, antara lain:
- Manajemen Data Produk yang rapi.
- Pencatatan Uang Kas dan pengeluaran harian.
- Kelola Hutang Piutang pelanggan.
- Website Toko Online bawaan untuk memamerkan produk.
Paket Lengkap: Kasir + Akuntansi Cuma Rp 50.000!
Hanya dengan biaya berlangganan Rp 50.000, kita sudah bisa mendapatkan aplikasi POS dan sistem akuntansi dalam satu paket. Ini cukup murah lho!
Aplikasi lain di luar sana banyak yang menarik biaya berlangganan lebih mahal dari ini. Itu pun biasanya cuma berupa aplikasi kasir saja tanpa fitur akuntansi. Jadi, saat kita ingin mengetahui laporan laba rugi, kita harus menggunakan aplikasi atau software tambahan lain. Menurut saya, cara seperti itu jauh lebih ribet dan boros biaya.
Catatan Kecil untuk Tim Pengembang
Tentu saja tidak ada yang sempurna di dunia ini. Ada sedikit catatan yang menurut saya perlu dibenahi atau disesuaikan oleh tim pengembang.
Saat ada konsumen yang berutang dan transaksinya dicatat, laporan laba rugi langsung otomatis bertambah. Secara akuntansi, aplikasi ini menggunakan metode accrual basis (pendapatan dicatat saat transaksi terjadi). Namun, bagi pelaku usaha kecil, hal ini kadang membingungkan karena di laporan tertulis laba, padahal uang tunainya belum kita terima. Alangkah baiknya jika ke depan ada opsi pencatatan berbasis kas (cash basis).
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Aplikasir sudah cukup baik dan sangat membantu pelaku usaha kecil seperti saya. Untuk saat ini, saya belum menemukan aplikasi pembukuan lain yang lebih baik dan sepadan dari segi harga serta fitur. Jadi, saya masih akan menggunakannya untuk seterusnya.
Terima kasih banyak untuk tim pengembang Aplikasir yang sudah membuat aplikasi ini. Semoga ke depan aplikasinya bisa berkembang menjadi lebih baik lagi!